JABAR ONE – Pernah nggak sih ngerasa gelisah gara-gara liat Instagram atau TikTok penuh sama postingan teman-teman yang lagi liburan, nongkrong, atau sukses duluan? Kalau iya, selamat datang di klub FOMO—fear of missing out. Rasa takut ketinggalan ini bisa pelan-pelan bikin kamu ngerasa nggak cukup, nggak keren, dan kurang bahagia.
Tapi, apa hidup harus selalu ikut tren? Nggak juga. Sekarang, banyak anak muda mulai memilih arah sebaliknya: JOMO—joy of missing out.
Apa Itu JOMO?
JOMO bukan berarti jadi anti sosial. Justru sebaliknya, ini tentang sadar memilih dan menikmati waktu sesuai kebutuhan diri. Kamu bisa santai di rumah tanpa rasa bersalah, nolak undangan hangout karena pengen istirahat, atau berhenti mantengin media sosial dan fokus ke hidup nyata.
“JOMO adalah rasa puas dan bahagia karena kamu tahu kapan harus bilang tidak.” Bukan karena malas, tapi karena tahu apa yang penting buat diri sendiri.
Kenapa Harus Belajar JOMO?
- Mental jadi lebih sehat
FOMO sering bikin stres. Dengan JOMO, kamu bisa lebih fokus ke diri sendiri dan berhenti banding-bandingin hidupmu sama orang lain. - Lebih mindful dan tenang
Saat kamu berhenti ngejar semua hal, kamu mulai bisa menikmati momen kecil kayak makan tanpa distraksi, ngobrol beneran sama orang, dan tidur lebih nyenyak. - Bikin keputusan yang jujur
JOMO ngajarin kamu buat nanya: “Aku ikut ini karena pengen, atau cuma takut dibilang nggak asik?” - Sadar bahwa nggak harus ikut semuanya
Dan itu valid. “Hidup bukan kompetisi cepat-cepatan. Setiap orang punya waktunya masing-masing.”
Gimana Cara Mulai JOMO?
- Kurangi waktu di medsos
Nggak harus puasa total, tapi coba batasi. Cek 1–2 kali sehari aja cukup, dan hindari buka pas baru bangun atau mau tidur. - Tanya ke diri sendiri: “Ini buat siapa?”
Mau ikut tren karena seru atau karena takut ketinggalan? Kalau alasannya yang kedua, boleh banget mundur. - Latih rasa syukur tiap hari
Coba tulis tiga hal yang bikin kamu bersyukur hari ini. Mungkin cuma kopi enak atau momen ketawa sama teman, tapi itu cukup buat bikin hati tenang. - Luangin waktu buat sendiri
Nggak ada salahnya duduk diam, baca buku, atau jalan sore sendirian. Kadang, di keheningan itu kamu bisa lebih ngerti siapa dirimu.
FOMO itu wajar, tapi bukan berarti harus kamu ikuti terus. “Nikmati hidup dengan caramu. Karena bahagia nggak harus selalu ramai dan terlihat—kadang justru datang dari momen sunyi yang kamu pilih sendiri.”***

Komentar