oleh

Di Balik Tawa BIT, Ada Ruang Baru untuk Indonesia Timur

JABARONE – Minggu sore, 28 Desember 2025, Elmakko Social Space tak hanya dipenuhi kursi dan mikrofon. Tempat itu menjadi ruang singgah cerita—tentang Indonesia Timur, tentang tawa, dan tentang panggung yang selama ini dicari. Bercandanya Indonesia Timur (BIT) resmi memperkenalkan langkah awalnya menuju Road To BITFEST melalui sebuah press conference yang berlangsung hangat dan cair.

Alih-alih formal, pertemuan ini terasa seperti perbincangan keluarga. Komika Arie Kriting duduk sejajar dengan penggagas BIT Obimesak Nubatonis, bersama Chandra, Misbah Mubarak Doktor, dan Fahri Purnomo. Mereka berbagi alasan yang sama: kebutuhan akan ruang yang memberi kepercayaan penuh pada seniman Indonesia Timur.

BIT lahir sebagai program hiburan yang menggabungkan musik dan stand up comedy—dua medium yang kerap menjadi suara paling jujur masyarakat Timur. Lebih dari sekadar panggung, BIT ingin menjadi rumah aman bagi para kreator untuk bertumbuh, tanpa tekanan untuk menanggalkan identitas.

Arie Kriting menilai, BIT hadir di momentum yang tepat. Menurutnya, kualitas talenta Timur kini semakin matang dan siap masuk dalam kolaborasi lintas daerah. “Bukan lagi soal dari mana kita berasal, tapi apa yang bisa kita kerjakan bersama,” ujarnya, menegaskan visi inklusif BIT.

Selepas diskusi, suasana berubah menjadi lebih santai. Open mic stand up comedy dan karaoke lagu-lagu Indonesia Timur menutup rangkaian acara, menghadirkan tawa dan nyanyian yang mempertegas karakter BIT: dekat, akrab, dan tanpa jarak.

Perjalanan BIT akan berlanjut pada agenda Road To BITFEST di Jakarta, 11 April 2026. Acara ini dirancang sebagai pengantar menuju BITFEST, festival hiburan berskala besar yang diharapkan menjadi perayaan seni dan budaya Indonesia Timur dalam satu panggung nasional.

Di balik canda dan musik, BIT menyimpan keseriusan: memastikan suara dari Timur tak lagi sekadar mampir, tetapi benar-benar menetap di peta hiburan Indonesia.***

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *