JABAR ONE – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo secara resmi membuka Kejuaraan Nasional Indonesia Karate-Do (Kejurnas Inkado 2025) yang mengusung tema Karatedo Empowering Inkado 2025. Acara ini berlangsung di Gelanggang Olahraga (GOR) Bulungan, Jakarta, pada Jumat (21/2).
Menpora Dito menilai bahwa penyelenggaraan Kejurnas ini menunjukkan komitmen PB Inkado dalam mencari dan membina bakat-bakat atlet potensial di Indonesia.
Kejuaraan ini menjadi bukti nyata bahwa Inkado aktif dalam menjaring calon atlet muda berbakat yang berpotensi mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.
Menurut Menpora Dito, meskipun karate merupakan salah satu seni bela diri yang besar di Indonesia, prestasi di tingkat Asian Games dan SEA Games masih perlu ditingkatkan.
Menpora berharap Kejurnas ini dapat menjadi bagian dari pembinaan jangka menengah dan panjang, sekaligus ajang pencarian bakat untuk melahirkan atlet-atlet berkualitas yang siap bersaing di tingkat dunia.
Menpora Dito juga memberikan motivasi kepada para peserta yang berasal dari berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak berusia 6-7 tahun hingga atlet senior di atas 18 tahun. Ia pun mengapresiasi dukungan penuh dari para orang tua dalam mendorong anak-anak mereka untuk mengikuti Kejurnas.
Selain Kejurnas, Pengurus Besar Indonesia Karate-Do (PB Inkado) juga mengadakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Inkado 2025, Workshop Kepelatihan, serta Sertifikasi Pelatih Nasional Inkado 2025.
Selain itu, terdapat kegiatan lain seperti Penataran Wasit/Juri Inkado 2025, Ujian Nasional Kenaikan Sabuk/Dan, serta Konsolidasi Nasional Inkado 2025 yang bertujuan untuk meningkatkan prestasi karate di tingkat dunia. Seluruh kegiatan ini diikuti oleh 35 Pengurus Provinsi dari berbagai daerah di Indonesia.
Kejurnas Inkado 2025 diikuti oleh 1.500 atlet yang berkompetisi dalam 80 kelas, mencakup kategori dari pra-usia dini hingga senior. Terdapat pula kelas festival dengan beberapa kategori yang dipimpin oleh wasit dari Inkado.
Kejurnas ini menjadi bagian dari program pembinaan jangka panjang untuk menemukan bibit unggul yang berpotensi menjadi bagian dari tim nasional PB Inkado di masa depan.***

Komentar