JABAR ONE – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Dito Ariotedjo menjadi narasumber dalam acara Dialog Kebangsaan tvOne yang berlangsung di Studio TCI Rasuna Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (14/2) malam. Dengan tema “Anak Muda Satu Suara, Kolaborasi”, acara ini membahas peran pemuda dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Menpora Dito menegaskan bahwa membangun generasi muda bukan hanya tanggung jawab Kemenpora, tetapi memerlukan sinergi lintas kementerian dan lembaga. Oleh karena itu, Kemenpora telah membentuk Deputi Pelayanan Kepemudaan guna memastikan kebijakan pro-pemuda dapat terimplementasi dengan baik dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Salah satu inisiatif yang sedang diformulasikan adalah kebijakan perumahan terjangkau bagi pemuda, bekerja sama dengan Menteri Perumahan dan Permukiman, Maruarar Sirait. Selain itu, isu ketenagakerjaan juga menjadi perhatian utama dengan berbagai kementerian, termasuk Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Perindustrian, serta Kementerian Komunikasi dan Digital, turut serta dalam menciptakan peluang kerja bagi generasi muda.
Menpora Dito juga menyoroti meningkatnya minat pemuda Indonesia untuk bekerja di luar negeri. Untuk menjawab tantangan ini, Kemenpora telah mengembangkan program Indonesia Dreams, yang merupakan transformasi dari program pertukaran pemuda antarnegara. Program ini kini berlangsung minimal tiga bulan hingga satu tahun, memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan pengalaman di berbagai sektor seperti pertanian, kewirausahaan, dan teknologi.
“Dalam waktu tiga hingga enam bulan, diharapkan kultur dan pengalaman dari negara tujuan dapat dibawa kembali ke Indonesia untuk membangun negeri ini,” ujar Menpora Dito.
Acara Dialog Kebangsaan ini turut menghadirkan berbagai narasumber dari berbagai latar belakang, termasuk Pendakwah Muda Habib Jafar Al Hadad, pemenang Clash of Champion Shakira Amirah, CEO Kasisolusi Deryansha, Anggota DPR RI Rahayu Saraswati, Wakil Gubernur Jawa Timur terpilih Emil Dardak, Komika Fatih Andhika, dan Pembersih Masjid Cecep Abdullah.***

Komentar