oleh

Rizki Adam Dorong Transformasi Koperasi Digital Berbasis Blockchain

JABAR ONE – Ketua Umum Koperasi Multi Pihak Aset Digital Nusantara Garuda (KMP ADNG), Rizki Adam, menilai era baru koperasi Indonesia telah tiba dengan hadirnya teknologi blockchain.

Menurutnya, persepsi publik yang masih melihat koperasi sebatas arisan simpan-pinjam atau koperasi sekolah sudah harus ditinggalkan. “Koperasi kini bisa naik kelas. Blockchain memberi jaminan transparansi, setiap transaksi tercatat permanen dan tidak bisa dimanipulasi. Inilah kunci untuk membangun kepercayaan,” jelas Rizki dalam sebuah seminar di Banten.

Rizki menekankan bahwa model Koperasi Multi Pihak (KMP) adalah wadah yang lebih inklusif karena membuka ruang partisipasi berbagai unsur, mulai dari produsen, konsumen hingga investor. Dengan sistem ini, pengambilan keputusan menjadi lebih demokratis sekaligus mencerminkan semangat gotong royong khas Indonesia.

Ia juga mengingatkan bahwa kerangka hukum bagi KMP sudah tersedia melalui Permen Koperasi No. 8 Tahun 2021. “Sayangnya, belum banyak yang tahu. Padahal regulasi ini bisa jadi jawaban bagi tantangan ekonomi digital kita,” katanya.

Dalam paparannya, Rizki menyebut valuasi industri aset digital global kini mencapai USD 4,1 triliun. Hal tersebut, menurutnya, harus menjadi momentum bagi masyarakat untuk ikut berperan, bukan sekadar jadi penonton. “Kalau masuk lewat koperasi, masyarakat bisa ikut serta dengan lebih aman dan terarah,” tambahnya.

Melalui KMP ADNG, Rizki berharap koperasi tak lagi dipandang sebagai peninggalan masa lalu, melainkan sebagai fondasi ekonomi masa depan yang berdaya saing tinggi.***

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *